Prof.Dr. Rusydi AM, Lc. M.Ag

Profesor Rusydi merupakan dosen profesional di bidang Ilmu Tafsir. Gelar profesor ia peroleh pada tahun … Beliau telah mengabdi sebagai tenaga pengajar pada prodi ilmu Al-Qur’an dan tafsir sejak tahun … Gelar doktor didapat dari IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta (sekarang UIN) pada tahun … dengan judul disertasi: …

Prof. Dr. H. Rusydi AM, Lc. M.Ag

Sebagai pengajar tafsir dan beberapa mata kuliah ulum Al-Qur’an, beliau dikenal sebagai sosok yang ramah dan tawadhu’. Ketinggian ilmu menjadikan beliau pribadi yang senantiasa disukai mahasiswa.

Bagi dosen dan mahasiswa ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, beliau tidak hanya dosen namun orang tua yang mengayomi dan menyanyi. Beliau ditinggikan seranting dan didahulukan selangkah, bukan saja karena beliau dosen senior, akan tatapi tempat bertanya dan menempa ilmu bagi para dosen dan mahasiswa.

Kiprah profesor tafsir yang ramah ini tidak diragukan lagi. Selama menjadi dosen, beliau sangat produktif melahirkan banyak karya, khususnya di bidang tafsir dan ulum Al-Qur’an, baik dalam bentuk buku maupun artikel ilmiah. Terakhir beliau menulis buku Tafsir Progresif.

Profesor kelahiran Dharmasraya ini juga dikenal aktif di dunia sosial dan organisasi keagamaan. Komitmen mendakwahkan Al-Qur’an senantiasa menghiasi hari-harinya. Membina generasi Al-Qur’an melalui MTQ sudah menjadi rutinitas. Beliau adalah dewan hakim nasional untuk cabang MTQ tafsir Al-Quran. Di samping itu, beliu juga dikenal sebagai salah satu ulama Al-Qur’an.

Prof. Dr. H. Edi Safri

Profesor Edi Safri, dikenal sebagai salah seorang ulama Sumatera Barat. Ulama kelahiran Bukittinggi, … ini memiliki keahlian di bidang Hadis dan Ilmu Hadis. Beliau dikukuhkan sebagai profesor pada tahun 2006.

Prof. Dr. H. Edi Safri

Pendidikan di perguruan tinggi beliau tempuh di IAIN Imam Bonjol Padang (sekarang UIN) pada jurusan Qadha di Fakultas Syariah. Sementara pendidikan S2 dan 3, beliau selesaikan di Pascasarjana IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta (sekarang UIN) dengan konsentrasi ilmu hadis.

Profesor Edi Safri, dikenal sebagai akademisi yang sangat tegas dan disiplin. Dalam arti sangat mengutamakan argumentasi dalam berdalil. Disiplin dalam arti memiliki komitmen tinggi terhadap tugas sebagai dosen. Meskipun demikian, beliau juga dikenal sebagai sosok yang ramah dan penyayang. Tidak jarang mahasiswa enggan beranjak dari bangku kuliah, karena terkesima dengan keramahan dan kedalaman ilmu yang ia curahkan.

Profesor ilmu hadis ini sangat menekankan pentingnya memahami Al-Qur’an dan hadis sesuai dengan pemahaman ulama. Sehingga kitab turats karya ulama klasik, menjadi bahan utama dalam mata kuliah yang beliau asuh. Bagi beliau Al-Qur’an dan hadits harus dipahami secara tekstual dan kontekstual, sehingga dari pemahaman tersebut kedua sumber ajaran Islam itu dapat diamalkan.

Di samping sebagai dosen, beliau juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi keagamaan. Jika tidak di kampus, beliau biasanya ada di Masjid Raya Sumbar. Di sana beliau aktif dengan kegiatan BASNAZ Provinsi Sumatera Barat. Di MUI Sumbar beliau dipercaya sebagi ketua komisi fatwa. Demikian juga di PW Muhammadiyah, beliau dipercaya sebagai ketua majelis tarjih.

Meskipun beliu memiliki banyak aktivitas, beliau juga dikenal sebagai profesor yang produktif dalam menghasilkan karya ilmiah, baik dalam bentuk penelitian, buku, maupun artikel ilmiah. Di antara buku yang sampai hari ini masih dijadikan rujukan oleh berbagai perguruan tinggi adalah karyanya yang berjudul Imam al-Syafi’: Metode Penyelesaian Hadits-hadits Mukhtalif.